You Are Reading

0

Manusia dan Keindahan

davit sasmita Sabtu, 27 November 2010

Manusia dan Keindahan

Keindahan adalah sesuatu yang enak dilihat, enak dipandang, cantik, bagus, sesuatu yang bisa membuat orang terpukau. Dalam kamus besar bahasa indonesia, keindahan itu dapat diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Kata indah biasa di pergunakan untuk benda yang bisa menarik perhatian atau memukau walau tidak semua benda itu adalah karya seni, mencakup pemandangan, mencakup rumah, manusia, suara, perpaduan warna dan lain – lain. Keindahan bersifat abadi dan abstrak karena keindahan tidak terikat pada perseorangan, waktu, selera, dan tempat.

Keindahan seolah – olah termasuk salah satu konsumsi vital bagi indra manusia. Manusia selalu mengutamakan keindahan dibuktikan dengan mempersolek diri, fashion dan lain – lain. Manusia akan semangkin menghargai akan keindahan disaat dia dapat paham dari history dan nilai keindahan itu sendiri jadi dapat disimpulkan keindahan bernilai jika memahami akan pendidikan.

Keindahan

Keindahan terdiri atas : unity, harmony, symmetry, balance, dan contras.

Berdasarkan luasnya dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :

  1. Keindahan dalam arti luas.

The liang gie mengatakan “bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan”. Sedangkan aristoteles mengatakan “keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan”.

Jadi pengertian luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral, keindahan intelektual.

  1. Keindahan dalam arti astetik murni

Pengalaman seseorang terhadap segala sesuatu astetik yang dia serap.

  1. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.

Keindahan yang terbatas, memiliki Arti yang tidak luas.

sehingga hanya menyangkut benda – benda yang diserap dengan penglihatan. Berupa keindahan bentuk dan warna.

Nilai estetik

Suatu nilai yang terdapat dalam benda sehingga dapat menarik hati seseorang.

Nilai estetik dapat dibedakan menjadi 2. yaitu : nilai ekstrinsik dan nilai intrinsik.

Kontemplasi dan ekstansi

Kontemplasi : dasar untuk menciptakan sesuatu karya yang indah yang merupakan hasil dari meditasi untuk mencari nilai – nilai, makna, manfaat dan tujuan penciptaan.

Ekstansi : dasar untuk menyatakan, merasakan dan menikmati suatu hal yang indah – indah.

Hubungan Manusia dan Keindahan

Sejak dilahirkan manusia sudah memiliki 5 komponen. Komponen komponen tersebut adalah : nafsu, hati, akal, roh, dan sirri. Dengan adanya nafsu, hati dan akal maka manusia akan selalu melekat dengan ’Keindahan.’

Seperti yang kita ketahui sifat manusia yang memiliki keinginan dan kehendak yang tak terbatas, maka tiap manusia akan berusaha keras untuk menyenangkan dan memuaskan hatinya. Sesuatu yang dapat menyenangkan dan memuaskan hati manusia itu hanyalah sesuatu yang ”baik” dan yang ”indah”. Maka dapat disimpulkan Keindahan adalah dambaan setiap manusia. Dengan keindahan itu perasaan manusia dan hati menjadi nyaman.

0 komentar:

Poskan Komentar